Memory Internal
Tabel Perbedaan Memory internal 1.
No.
|
Nama Memory
|
Kecepatan (MBps)
|
Kapasitas
|
1.
|
SDRAM
|
600
|
8 MB – 128 MB
|
2.
|
DDR – SDRAM
|
1600
|
1 GB
|
3.
|
DDR 2
|
3200
|
2 GB
|
4.
|
DDR 3
|
6400
|
4 GB
|
Tabel Perbedaan Memory Internal 2.
No.
|
Nama
Memory
|
Jenis chip
|
Kecepatan
Clocks
|
Frekuensi Transfer
|
Voltase
|
1.
|
DDR2
|
BGA (Ball Grid Away)
|
200MHz
|
1066 MHz
|
1.8 volt
|
2.
|
DDR3
|
BGA (Ball Grid Away)
|
100 – 266 MHz
|
2133 MHz
|
1.5 volt
|
Tabel Perbedaan Memory Internal 3.
No.
|
Nama Memory
|
Penigisian data
|
Penghapusan Data
|
1.
|
ROM
|
Secara pabrikan
|
Tidak Bisa
|
2.
|
PROM
|
Sendiri (kemauan user)
|
Tidak Bisa
|
3.
|
EPROM
|
Sendiri (kemauan user)
|
Bisa
|
4.
|
EEPROM
|
Sendiri (kemauan user)
|
Bisa
|
Pengertian masing-masing memory internal:
1. SDRAM
Synchronous Dynamic Random Access Memory (disingkat menjadi SDRAM) merupakan sebuah jenis memori komputer dinamis yang digunakan dalam PC dari tahun 1996 hingga 2003. SDRAM juga merupakan salah satu jenis dari memori komputer kategori solid-state.
2. DDR – SDRAM
DDR SDRAM kependekan dari Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory. Secara fisik DDR SDRAM adalah IC memori yang sering digunakan dalam komputer. Sesuai dengan namanya (DDR, Double Data Rate), memori ini memiliki bandwidth dua kali lipat memori SDRAM. Dalam satu siklus detak (clock cycle) mampu menstranmisi dua data (double pumped, dual pumped, double transition), yaitu pada saat kurva clock signal sedang tinggi dan saat kurva clock signal sedang turun. Modul DDR SDRAM pertama kali diperkenalkan dan digunakan untuk PC pada tahun 2000.
3. ROM
ROM (Read Only Memory) adalah salah satu memori yang ada dalam computer. ROM ini sifatnya permanen, artinya program / data yang disimpan didalam ROM ini tidak mudah hilang atau berubah walau aliran listrik di matikan.
4. PROM
PROM (Programmable Read Only Memory) merupakan sebuah chip memory yang hanya dapat diisi data satu kali saja. Sekali saja program dimasukkan ke dalam sebuah PROM, maka program tersebut akan berada pada PROM seterusnya. Berbeda halnya dengan RAM, pada PROM data akan tetap ada walaupun computer dimatikan.
5. EPROM
EPROM berbeda dengan PROM. EPROM adalah jenis chip memori yang dapat ditulisi program secara elektris. Program atau informasi yang tersimpan di dalam EPROM dapat dihapus bila terkena sinar ultraviolet dan dapat ditulisi kembali. Kesamaannya dengan PROM adalah keduanya merupakan jenis ROM, termasuk memori non-volatile, data yang tersimpan di dalamnya tidak bisa hilang walaupun komputer dimatikan, tidak membutuhkan daya listrik untuk mempertahankan atau menjaga informasi atau program yang tersimpan di dalamnya.
Alat yang dapat digunakan untuk menghapus isi chip EPROM adalah UV PROM eraser. Alat ini akan menyinarkan sinar ultraviolet ke memori tempat data disimpan dalam chip EPROM (disinarkan tepat pada lubang kuarsa bening). Dengan demikian, chip EPROM dapat digunakan kembali dan dapat diisikan informasi/program baru ke dalamnya.
6. EEPROM
EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory, ditulis pula dengan EEPROM) adalah sejenis chip memori tidak-terhapus yang digunakan dalam komputer dan peralatan elektronik lain untuk menyimpan sejumlah konfigurasi data pada alat elektronik tersebut yang tetap harus terjaga meskipun sumber daya diputuskan, seperti tabel kalibrasi atau kofigurasi perangkat.
Pengembangan EEPROM lebih lanjut menghasilkan bentuk yang lebih spesifik, seperti memori kilat (flash memory). Memori kilat lebih ekonomis daripada perangkat EEPROM tradisional, sehingga banyak dipakai dalam perangkat keras yang mampu menyimpan data statik yang lebih banyak (seperti USB flash drive).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar